NEWS

AKMAL HANIF PIMPIN KPMI KORWIL ACEH

Banda Aceh – Akmal Hanif Lc dipilih  menjabat ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Wilayah Aceh. CEO Elhanief Group tersebut dipilih secara aklamasi. dalam pertemuan di sebuah cafe, minggu (31/7/2016) yang menginisiasi terbentuknya KPMI Korwil Aceh.

Walau sempIMG_20160731_210518at menolak, Akmal Hanif didaulat untuk memimpin KPMI Aceh pertama, oleh forum yang dihadiri sekitar 20  pengusaha muda Aceh, beberapa di antaranya masih mahasiswa yang berniaga sambil mencari ilmu di kampus Darussalam. Pengusaha kelahiran Aceh Utara, pimpinan Elhanief Group yang bergerak dalam bisnis printing, travel umrah, property, cetak plakat dan konveksi tersebut, di anggap tepat memimpin komunitas ini. Terutama didukung dengan latar belakang Akmal yang lulusan dayah dan lulusan universitas Al Azhar Kairo, Mesir, dinilai akan mampu mengemban tugas, sesuai visi dan misi Komunitas Pengusaha Muslim, khususnya di provinsi Aceh. Termasuk dalam bidang sosial, Elhanief telah menjadi pionir dengan program Zakat 2,5 persen langsung dari setiap transaksi, yang di luncurkan saat pembukaan Elhanief Konveksi beberapa waktu lalu, oleh Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI L. Rudi Polandi.

Terkait terbentuknya KPMI Korwil Aceh, Iwan Budhi Arta, dosen fakultas ekonomi unsyiah dan angggota KPMI pusat, menyampaikan, Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) sendiri telah terbentuk sejak tahun 2012. yang didasari keprihatian pengusaha Muslim terhadap kondisi sosial, ekonomi di Indonesia, dan peningkatan kualitas pengusaha muslim dalam persaingan dengan pengusaha non muslim.

“Banyak organisasi atau perhimpunan pengusaha yang ada, hanya sebatas memberikan pendidikan kewirausahaan dan keterampilan, namun murni berorientasi dunia semata,” ungkapnya.

Menurut Iwan, Perkumpulan atau organisasi lain  kebanyakan hanya sekadar mengusung nama syariah, namun kurang peduli apakah penerapannya benar-benar sesuai konsep ekonomi syariah.  Termasuk kurangnya perhatian pada peningkatan kualitas keislaman dari anggotanya sendiri.

Dengan terbentuknya KPMI Aceh dan dibawa pimpinan H. Akmal Hanif, Lc,  Iwan berharap komunitas ini beserta anggotanya, akan menjalankan konsep usaha dengan benar sesuai aturan Islam, sehingga pintu-pintu rezeki yang terbuka membawa keberkahan dunia dan akhirat.

“KPMI benar ikhtiarnya, agar dapat mengelola usaha dengan baik, agar ikhtiarnya optimal, dan  benar muamalahnya, agar tidak melanggar syariat Islam dalam masalah muamalah perdagangan” pesan Iwan.

Kepengurusan KPMI Korwil Aceh akan dilantik Agustus, dengan agenda seminar kewirausahawan yang menghadirkan para trainer dan sejumlah interpreuner sukses untuk berbagi pengetahuan tentang dunia wirausaha.

KMPI saat ini telah memiliki 26 Korwil diseluruh Indonesia, termasuk Mesir dan Sudan, dan Aceh akan menjadi korwil ke 27, sebagai komunitas pengusahan muslim di provinsi serambi mekah ini.

(DSD)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close