NEWS

Dukung Gerakan Anti LGBT, Akmal Hanif Lelang Sepasang Jam Tangan Mewah

Lensa Aceh, Banda Aceh – Mendukung aksi menolak LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender/transeksual) di Aceh, Akmal Hanif menyumbangkan sepasang jam tangan mewah miliknya. Dari dua jam tangan yang ditawarkan secara lelang di media sosial sejak sabtu (23/12/2017), salahsatunya terjual dengan harga 12 juta rupiah.

Seiring akan digelarnya aksi damai Gerakan Anti LGBT Aceh (GALA) di Banda Aceh, pada sabtu 24 Desember 2017, CEO Elhanief Group melelang dua set jam tangan atau arloji miliknya. Dari keterangan salahsatu tokoh deklarator GALA ini, Jam tangan bermerek mewah tersebut sengaja dibelinya saat melaksanakan ibadah umrah lalu, dengan niat akan disumbangkan untuk aksi menolak LGBT tersebut. Karena ide untuk melaksanakan deklarasi GALA juga tercetus di Makkah, dari Syech Muhajir atau Abati Sheraya yang saat itu merupakan salahseoraang jamaah umrah Elhanief Travel.

“Saya sengaja membeli sepasang arloji ini untuk menggalang dana melaksanakan deklarasi Gerakan Anti LGBT Aceh. Saya berharap ada yang bersedia tertarik membeli sekaligus menjadi donatur aksi damai ini.” ujar aktifis dayah yang biasa di sapa Abi Akmal ini.

Untuk masing-masing jam tangan tersebut, Abi Akmal membuka harga senilai 12 juta rupiah. Tepat pada hari pelaksanaan aksi damai deklarasi GALA, seseorang yang tidak ingin disebutkan identitasnya menawar salahsatu jam tangan tersebut dengan harga buka 12 juta rupiah dan langsung dilepas Abi Akmal. Semua hasil penjualan jam tangan tersebut di serahkan Abi Akmal untuk kebutuhan pelaksanakan deklarasi Gerakan Anti LGBT Aceh.

“Alhamdulillah ada sahabat saya yang tertarik membeli salahsatu jam tangan yang sekaligus menyumbang untuk aksi GALA. Beliau menyatakan sangat mendukung aksi menolak LGBT di Nanggroe Aceh.” jelas Akmal.

 Masyarakat Antusias Ikut Menyumbang untuk Aksi Damai Deklarasi GALA

Sementara itu antusias masyarakat untuk menjadi donatur mendukung aksi GALA juga berdatangan. Hanya 2 hari sebelum acara, ketua panitia Deddy Ridwan membuka kesempatan donasi melalui media sosial. Tidak hanya masyarakat Aceh, sumbangan juga diberikan oleh warga Jakarta dan dari luar negeri.

“Ada sahabat saya facebook saya dari Jakarta yang menyumbang, juga ada warga Aceh yang berada di Arab Saudi dan Swedia. Walau nilai yang kami galang tidak begitu besar karena singkatnya waktu, namun sudah menunjukkan antusias dukungan masyarakat terhadap aksi ini.” jelas Deddy yang merupakan Humas Elhanief Group dan juga berprofesi sebagai wartawan.

Dari hasil penggalangan dana dari masyarakat, panitia berhasil mengumpulkan dana sebesar 2.982.000 rupiah. 

Berikut laporan keuangan yang diterima redaksi Lensa Aceh, dari panitia pelaksana Aksi Damai Gerakan Anti LGBT Aceh, yang berlangsung sabtu 24 Desember 2017, di gedung Tsunami Escape Building, gampong Lambung, kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

Laporan Keuangan Aksi Damai GALA

Sumber Dana

  1. Sumbangan H. Akmal Hanif hasil Lelang Jam Tangan : Rp. 12.000.000
  2. Sumbangan H. Akmal Hanif  : Rp. 5.000.000
  3. Sumbangan Masyarakat          : Rp. 2.982.000

Total Sumber Dana : Rp. 19.982.000

Pengeluaran

  1. Sewa Tenda Tratak dan Kursi Gp. Lambung  Rp. 3.000.000
  2. Sewa Sound System 5000 watt                          Rp. 3.750.000
  3. Penginapan Tamu Para Ulama                           Rp.  790.000
  4. Konsumsi Tamu dan Panitia                                Rp. 8.070.000
  5. Listrik dan Genset                                                  Rp. 550.000
  6. Spanduk dan Atribut                                             Rp. 1.400.000
  7. Kantong Plastik Sampah                                       Rp. 30.000
  8. Operasional dan Adm Panitia                              Rp. 1.450.000
  9. Operasional Keamanan Pihak Gampong           Rp. 300.000
  10. Operasional Pendukung Kegiatan                       Rp. 500.000

Total Penggunaan  Biaya Kegiatan                                Rp.  19.840.000

(Sembilan Belas Juta Delapan Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah)

Sisa Dana : Rp. 142.000

Laporan ini Belum termasuk biaya penayangan iklan di koran Serambi Indonesia edisi jumat, 23 Desember yang di tanggung Elhanief Group pimpinan Abi Akmal Hanif. (red)

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close