NEWS

Momentum Perayaan Maulid “Cintai Rasulullah, Ikuti Sunnahnya & Hidangkan Kenduri Yatim”

Oleh : H. Akmal Hanif. Lc

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Sahabat yang di Rahmati Allah, Apa Kabar Antum di Hari Jumat ini? Semoga selalu dalam kesehatan dan lindungan Allah. Marilah kita perbanyak Shalawat kepada Baginda Rasulullah di Hari Kelahiran Beliau ini.
للَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّد

Sahabat Seiman, di Indonesia dan khususnya di Aceh, Semangat Cinta kepada Rasulullah masih sangat terlihat di bulan Maulid dengan diadakan berbagai Acara dalam perayaan Maulid Rasul. Dari ceramah Maulid, Zikir Maulid, Kenduri Maulid, Lomba Anak dll. Itu sangat kita syukuri, walau masih ada golongan yang menolak perayaan Maulid Rasul (saya tidak akan membahasnya disini).

Namun Alangkah lebih indahnya jika Cinta pada Rasululllah Sallallaahu Alaihi wa Salam, kita tunjukkan dengan mengikuti Sunnah beliau dari hal terkecil yang sering kita abaikan.

Bagi yang sudah berkeluarga dan dikarunia anak, kita lihat betapa banyak para Ayah yang saat peringatan maulid, begitu bersemangat mengeluarkan sadaqah hidangan yang lezat untuk kenduri maulid. Tapi sang Ayah lalai menyuruh anaknya mengerjakan shalat. Padahal Rasulullah sudah berpesan dalam Hadist :

“Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat usia mereka tujuh tahun, dan pukullah mereka saat usia sepuluh tahun. Dan pisahkan tempat tidur mereka.”

Banyak orangtua juga membiarkan anak perempuannya tidak menutup aurat, Sementara Rasulullah sudah mengingatkan :

“Setiap umatku (yang bersalah) akan dimaafkan, kecuali orang yang secara terang-terangan (berbuat maksiat)”. [Muttafaqun alaih].

Sementara wanita yang tidak menutup kepala, pamer aurat dan keindahan tubuh, sama artinya dia telah berani menampakkan kemaksiatan secara terang-terangan. Bahkan ironinya, ada yang dulu pakai jilbab, sekarang buka jilbab karena ikutan artis ga jelas. (saya ga sebut gak mancung ya, nanti ada yang tersinggung..di bully kayak Ustadz Abdul Somad…hehe)

Fenomena lain, orangtua juga sering sibuk sendiri dan tidak peduli pergaulan anak. Sehingga anak terjebak dalam pergaulan bebas, jatuh di lembah sex bebas dan narkoba.

Kita lihat juga bagaimana model pergaulan pemuda pemudi jaman now, pacaran dengan bebas pergi kesana kemari, berkeliaran hingga larut malam. Katanya biar dibilang anak gaul. Orangtua juga mengizinkan dan seakan tidak peduli. Bahkan parahnya ada orangtua yang malu kalo anak perempuannya belum punya pacar dan disuruh cari cowok.  Masya Allah. ( njoe kon pungo nan jih?)

Bagaimana kita mengaku Cinta Rasul tapi membuat Rasul Sedih karena umatnya lalai berbuat maksiat?

Marilah di momentum peringatan dan perayaan maulid Rasul kali ini, kita buktikan Cinta kepada Rasulullah dengan memperbaiki diri dan mengikuti Sunnah beliau.Jangan lah kita membuat Rasulullah sedih melihat kondisi umatnya saat ini. Jangan lupa keluarkan hidangan kenduri maulid dan berikan sadaqah terbaik untuk anak yatim. Karena Rasulullah juga berpesan :

Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya
Di penghujung tulisan ini, saya ucapkan selamat Merayakan Maulid Rasulullah, Selamat ber-Reuni bagi ALUMNI 212 di Monas, dan bagi yang di Aceh yuk kita sambut dan ramaikan Tabligh Akbar di kota Langsa.

Hasbunallah wa Ni’mal Wakil

Salam Jumat Mubarak

Abi H. Akmal Hanif, Lc.

Ketua Umum Komunitas Solidaritas Dhuafa Aceh(KSDA).

CEO Elhanief Group

sumber : Motivasi Jumat Akmal Hanif,
Edisi – 06. 12 Rabiul Awal 1439 H – 1 Desember 2017

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close