AGAMAMUQ BUSTANUL ULUM

MUQ Bustanul Ulum Wisuda Santri Hafidz 30 Juzz

Sudah Lahirkan 87 Hafidz

Lensa Aceh, Langsa – Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa menggelar Haflah Takhrij dengan mewisudakan 160 santri pendidikan angkatan XXXI tahun 2017 25 orang diantaranya merupakan tahfiz Quran 5 hingga 30 juz. Minggu (16 April 2017).

Menurut Ketua Madrasah Aliyah (MA) MUQ Langsa, Jailani, S.Pd.I dalam sambutannya menyebutkan bahwa 160 orang santri yang diwisuda itu merupakan santri kelas XII yang lulus pada tahun 2017.

Dikatakannya Jailani, santri-santri yang telah menyelesaikan jenjang studi di MUQ bahkan juga telah merampungkan program tahfizul quran mulai dari 1 juz sampai 30 juz.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini secara keseluruhan santri kelas XII yang telah berhasil menghafal quran berjumlah 87 orang, namun yang kita wisuda khusus hari ini bersama wisuda lulusan lainnya sebanyak 25 orang tahfiz.

Adapun rinciannya, 30 juz sebanyak 2 orang, 20 juz 3 orang, 18 juz 1 orang, 17 juz 1 orang 16 juz 2 orang, 10 juz 1 orang, 7 juz 2 orang, 6 juz 1 orang dan 5 juz 12 orang,” terangnya.

Mudir MUQ, Drs. H. Muhammad Yunus Ibrahim, M.Pd pada kesempatan ini menyampaikan, bahwa wisuda ini bukan akhir dari proses pembelajaran. Akan tetapi  awal untuk mengabdikan keilmuan ditengah masyarakat, juga modal awal untuk melanjutkan pendidikan kejenjeng yang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi diseluruh indonesia bahkan luar negeri.

“Sebagai pesan terakhir dari MUQ, kami mengucapkan terima kasih kepada orang tua/wali yang telah mempercayakan anaknya untuk mendapatkan pendidikan dan pembinaan di MUQ. Hari ini setelah semua proses kami lakukan dengan berbagai keunggulan dan prestasinya, kini anak-anak yang telah lulus resmi kami kembalikan kepada bapak ibu, harapan kami jangan pernah lalaikan pembinaan yang telah kami berikan selama ini terhadap anak, terutama pembinaan terhadap ibadah,” kata Muhammad Yunus.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Dayah bustanul ulum  Langsa Dr.  Amiruddin Yahya, MA dalam sambutannya mengatakan MUQ adalah pasantren modern berbasis pada integrasi ilmu yakni, ilmu keislaman (perennial knowledge)  Dan ilmu umum (acquired knowledge)  sehingga lulusan MUQ dapat menguasai dua keilmuan tersebut.

Amiruddin Yahya menambahkan saat ini alumni MUQ tersebar disegala penjuru tanah air bahkan ke manca negara. Sehingga keberadaan MUQ tetap menjadi idaman dan pilihan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya.

“Tentu, kita terus berupaya dan bekerja semaksimal mungkin agar MUQ tetap maju dan berkembang pesat di Aceh dan mampu berkompetisi pada tingkat nasional bahkan manca negara. Alumni MUQ senantiasa mengedepankan suri tauladan,  arif,  menghargai perbedaan dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” katanya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close