NEWSOPINI

Organisasi dan Komunitas Pemuda Harus Mendapat Peran Pembangunan

Mari Bergabung Dengan Organisasi dan Komunitas Pemuda Positif

Hari Jumat Barakah ini kita coba bahas sejenak tentang Gerakan Kepemudaan yang sepertinya belum begitu mendapat perhatian serius dari pemerintah.  Padahal Gerakan Pemuda paling banyak berperan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, baik dengan menyampaikan aspirasi melalui aksi orasi yang sering dilaksanakan Mahasiswa, maupun aksi nyata. Masih hangat bagaiman Gerakan pemuda dalam berbagai wadah telah ditunjukkan dalam  2 Momen terakhir di Aceh, yaitu Deklarasi terbentuknya Gerakan Anti LGBT Aceh (GALA) yang di dukung puluhan ormas, dan gerakan Tolak LGBT serta mendukung Kapolres Untung Sangaji yang di dukung 100 lebih Ormas yang tergabung dalam Aliansi Pecinta Syariat Islam.

Tidak dipungkiri peran gerakan pemuda sangat penting untuk memperjuangkan keinginan rakyat, sebagai mitra   sekaligus sebagai lembaga Kontrol pemerintah. Di Aceh terdapat ratusan Gerakan Kepemudaan yang berbentuk dengan berbagai sebutan seperti Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Persatuan, Komunitas Club, Group, Ikatan, Forum, Paguyuban dll. Semuanya bergerak dan beraktifitas secara positif sesuai visi misi dan kondisi. Dan jelas ini sangat membantu pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan.

Maka sudah selayaknyalah pemerintah baik Eksekutif dan Legislatif memberi pembinaan dan perhatian khusus kepada gerakan kepemudaan. Salahsatunya bisa dengan membuat Qanun Kepemudaan. Yang memberi peluang pemuda bisa mengambil lebih banyak peran mendukung pembangunan.

Kami sendiri sejak tahun 2013 telah membnetuk Komunitas Solidaritas Dhuafa Aceh (KSDA) yang Alhamdulillah memiliki ratusan relawan di 12 kab/kota hingga saat ini. Berbagai aktifitas telah dilaksanakan terkait perhatian kepada Kaum Dhuafa (silahkan Gugling). Kami juga telah membentuk Komuntas Pemuda Cinta Masjid yang hari ini akan melaksanan kembali program Bersih Masjid di Aceh Utara, setelah beberapa waktu lalu di Lhokseumawe dan Aceh Timur. Semua kita laksanakan secara mandiri. Jika pemerintah memberi dukungan, tentu akan akan lebih banyak tumbuh gerakan kepemudaan baru yang akan melahirkan kegiatan postif. Sekaligus menyelamatkan generasi muda Aceh dari ancaman narkoba, pergaulan bebas, pendagkalan aqidah dll.

Semoga Pemerintah Irwandi-Nova dan DPRA hingga ke level pemerintah daerah, memberi perhatian atas harapan kami ini, jika peduli pada masa depan generasi muda Aceh.

Semoga Nanggroe Aceh menjadi Negeri yang Makmur dan dijauhi dari Bala Bencana, Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.

Aamiin Ya Allah, Ya Rabbal Aalamiin.

Hasbunallah wa Ni’mal Wakil. Selamat Menunaikan Ibadah Shalat Jumat bagi Semua Sahabat yang Ganteng.

Akmal Hanif, Lc.(Abi Elhanief)

Pendiri Komunitas Solidaritas Dhuafa Aceh (KSDA) dan Komunitas Pemuda Cinta Masjid,
Ketum Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Aceh.

CEO Elhanief Group

Dikutip dari : Motivasi Jumat, Edisi – 16. 14 Jumadil Akhir 1439 H – 2 Maret 2018

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close