KISAH MOTIVASI

Pesatnya Perkembangan Islam di Eropa

Stockholm – Swedia merupakan Negara berpeduduk 10 juta jiwa, dengan 6 persen diantaranya adalah umat muslim yang berasal bangsa keturunan Arab dan beberapa negara dari Timur Tengah dan Afrika yang dilanda konflik. Setiap tahunnya sekitar 10 ribu hingga 15 ribu umat muslim yang merupakan pengungsi dari negara yang dilanda konflik, masuk ke Eropa. Swedia merupakan negara Eropa yang paling banyak menampung pengungsi muslim tersebut. Kondisi ini menyebabkan ajaran Islam di Swedia berkembang dengan sangat pesat. Dalam 2 tahun terakhir, telah banyak berdiri mesjid-mesjid kecil di berbagai perkampungan di Swedia.akmalhanif-stockholm

Saya berkesempatan melaksanakan shalat jumat (30/9) di salahsatu mesjid di kawasan Aalby Botkyrka, kota Stockholm. Mesjid ini awalnya merupakan bangunan kosong yang disewa oleh jamaah umat islam di kawasan ini, dengan biaya 20 ribu crone atau sekitar 30 juta perbulan. Persaudaraan Umat Islam di Swedia terjalin sangat kompak dan solid, walaupun di antara jamaah ada perbedaan antara Islam sunni dan syiah. Persaudaraan dan kerukunan umat muslim ini ternyata menjadi daya tarik warga non muslim swedia untuk mempelajari dan memeluk Islam. Bahkan hampir setiap usai shalat Jumat, di adakan ritual pensyahadatan bagi mualaf Swedia, seperti yang saya saksikan jumat lalu, dimana dua wanita warga swedia mengucap dua kalimat syahadat sebagai bentuk pernyataan diri memeluk agama Islam. Jika ada umat muslim yang meninggal, juga akan dilaksanakan fardhu kifayah oleh jamaah mesjid, dan dikuburkan di area pemakaman khusus muslim yang  dibeli oleh pengurus mesjid.

Laporan Akmal Hanif dalam kunjungan Elhanief Group Tour 8 Negara Eropa, kegiatan memperkenalkan KSDA dan  KPMI, serta komoditi Aceh ke pasar Eropa.

editor : Deddy Ridwan

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close