NEWS

Prihatin Pemuda Aceh Menganggur dan Tidak Mampu Baca Al Quran, Akmal Hanif Rintis Pesantren Entrepreneur

Lensa Aceh, Aceh Utara – Sebagai langkah awal dalam program memberikan pembekalan ketrampilan bagi 2000 pemuda Aceh Utara, Akmal Hanif akan merintis pesantren entrepreneur di kabupaten tersebut. Langkah ini di tanda dengan  pembersihan lahan rencana pembangunan pesantren seluas 3,5 hektar, di Alue Ie Puteh, Aceh Utara (22/9).

Rencan pesantren entrepreneur tersebut menurut Akmal di dasari keprihatinan tingginya tingkat pengangguran pemuda di Aceh serta survey tingginya presentasi calon mahasiswa Aceh yang belum bisa membaca Al Quran.

“Melalui pesantren ini nantinya kita akan mendidik remaja dan pemuda Aceh khususnya di Aceh Utara, untuk mempelajari Al Quran sekaligus wirausaha, agar tercipta generasi pengusaha muslim Aceh masa depan,” sebut Akmal.

Lebih lanjut Akmal menyampaikan pesantren entrepreneur ini merupakan pengembangan dari Dayah Tahfidz Raudhatul Quran yang saat ini menggunakan bangunan kediamannya di Alue Ie Puteh. Dayah tersebut saat ini menampung hingga 50 anak yatim dengan beasiswa penuh dari Elhanief Foundation dan Yayasan Cahaya Samudera yang dipimpinnya. Dengan lahan baru seluas 3,5 hektare ini menurut Akmal akan mampu menampung  dua ribuan santri termasuk santri yatim yang mendapat tempat khusus dan seluruh biaya pendidikan serta biaya hidup ditanggung Elhanief Group.

Dalam pembelajaran nantinya kurikulum pendidikan akan lebih dominan menghafal Al Quran, belajar kitab Imam Syafii dan pembekalan keahlian ketrampilan. Untuk jangka panjang nanti  juga akan kita bangun Al Quran Center sebagai pusat belajar Al Quran untuk seluruh masyarakat Aceh.

“Bagi seluruh masyarakat Aceh khususnya Pemuda dapat datang untuk belajar Alquran tanpa harus merasa malu, sambil kita berikan ilmu kewirausahaan atau entrepreneurship,” undang Akmal.

Mengundang Dermawan Untuk Menjadi Donatur

Untuk segera terwujudnya pembangunan pesantren entrepreneur ini, Akmal mengundang masyarakat Aceh untuk menjadi donatur guna mempercepat proses pembangunan. Akmal mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah Aceh, serta  para dermawan  masyarakat Aceh baik yang berada di Aceh, luar Aceh hingga luar negeri untuk bersama mewujudkan berdirinya pesantren ini.

“Ini adalah kesempatan kita beramal untuk persiapan bekal di akhirat. Saya yakin banyak pengusaha dan pejabat Aceh yang dermawan bersedia menjadi donatur, dan akan kita terima dengan terbuka,” harap Akmal. (DR19)

 

 

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close