NEWS

Sejarah Baru Elhanief Group, Berangkatkan Jamaah Umrah El Zamzam Dari Aceh

Lensa Aceh, Banda Aceh – Sebanyak 45 jamaah umrah El Zamzam diberangkatkan ke tanah suci melalui bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh, Ahad (19/11/2017). Ini merupakan sejarah pemberangkatan umrah pertama yang dilaksanakan Elhanief Group dari Aceh menuju Arab Saudi.

Pimpinan Elhanief Group Akmal Hanif menyampaikan pemberangkatan  umrah jamaah El Zamzam melalui Aceh ini atas permintaan  masyarakat, baik langsung maupun media sosial. Selain lebih mudah dalam proses pemberangkatan di antar oleh anggota keluarga dari seluruh kabupaten/kota di Aceh, El Zamzam juga memberikan biaya Umrah paket promo yang sangat diminati. Namun menurut Akmal, berbagai kemudahan ber-umrah melalui El Zamzam tidak mengurangi pelayanan yang diberikan kepada jamaah.

“Banyak kemudahan yang bisa dinikmati dalam melaksanakan Umrah dengan jamaah El Zamzam, namun kami tetap mengedepankan pelayanan terbaik.” sebut Akmal.

Selain itu Akmal menyebut pemberangkatan melalui Aceh juga bentuk dukungan dan promosi layanan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh.

Selama beberapa tahun terakhir Elhanief Group memberangkatkan jamaah umrahnya melalui bandara Polonia dan Kualanamo Medan, karena menggunakan maskapai Saudi Airline yang melakukan aktifitas penerbangan di Sumatera Utara. Dengan alasan lebih strategis sebagai tujuan jamaah dari berbagai propinsi di Sumatera.

“Semoga pemberangkatan jamaah Umrah El Zamzam perdana dari Aceh ini lancar berikut pemberangkatan selanjutanya setiap bulan, Insha Allah,” ujar Akmal yang berhalangan melepas jamaah hari ini, karena harus menghadiri acara dengan Abu Keuniree, ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur.

Selanjutnya pada bulan Desember 2017 Elhanief akan memberangkatkan 258 Jamaah disusul pada Januari 2018 sebanyak 450 Jamaah.

Jamaah Umrah El Zamzam Mendapat Banyak Kemudahan

Sementara itu 45 jamaah umrah yang berangkat hari semua dalam keadaan sehat dan terlihat sangat bersemangat. Jamaah mengaku bahagia karena ada beberapa perubahan agenda perjalanan umrah yang sangat disyukuri. Dari keterangan Direktur Bidang Humas Elhanief Group Deddy Ridwan yang melepas jamaah El Zamzam dari bandara SIM, dari agenda awal perjalanan ibadah yang dijanjikan selama 11 hari kini menjadi 14 hari atau keseluruhan selama 2 pekan. Jamaah Umrah akan berada selama 12 hari di tanah suci kota Madinah dan Makkah, artinya lebih banyak waktu beribadah dari jadwal semula 9 hari. Jamaah juga akan didampingi ustadz dari Elhanief Group dan tim pemandu ibadah atau “Muthawwif”.

Kemudahan lain jika sebelumnya rencana perjalanan adalah dari Aceh kemudian transit di Kuala Lumpur Malaysia dilanjutkan menuju kota Jeddah, berubah menjadi langsung ke kota Madinah Al Munawarah. Karena perjalanan dari Jeddah ke Madinah sejauh 450 km, jika ditempuh jalur darat akan memakan waktu hingga 5 jam. Ini merupakan sebuah keberkahan dan sangat berarti untuk menjaga stamina para jamaah, dalam kondisi cuaca di Arab Saudi saat ini yang memasuki musim dingin.

“Alhamdulillah, Seluruh jamaah berada dalam kondisi sehat dan bersemangat untuk memulai perjalanan ibadah umrah ini. Apalagi setelah mengetahui perjalanan ke tanah suci akan tiba lebih cepat dan akan berada di sana lebih lama dari jadwal yang kita sampaikan sebelumnya. Insha Allah jamaah akan kembali ke Aceh pada hari sabtu 2 Desember 2017.” pungkas Deddy. (red)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close