ACEH KULINER

Warung Kopi Pemancar, Warkop Nongkrong Para Caleg

Dulunya Bernama Warkop Peh Tem

Namanya Warkop Pemancar.
Letakanya persis di depan kantor Keuchik Gampong Punge Blang Cut. Dulunya warkop ini bernama Peh Tem, sebuah istilah dalam bahasa Aceh, yang artinya “memukul kaleng”.
Secara istilah ‘Peh Tem’ bisa memiliki pengertian negatif. Dianggap sebagai “kata kerja” yang tidak bermafaat, dengan makna berbicara tanpa makna dan tidak menguntungkan. Namun sebenarnya, tidak mudah untuk bisa terus terlibat mengikuti pembicaraan dalam sebuah kelompok ngopi bareng oleh beberapa orang dengan latar belakang yang berbeda pula.
Apalagi tema yang berubah-ubah, dari politik, ekonomi, agama, olahraga, film hingga soal kopi itu sendiri. Sangat sulit jika kita tidak memiliki wawasan yang luas atas berbagai hal.
Namun dari warkop Peh Tem sendiri akhirnya terbentuk komunitas Peh Tem, yang ujungnya malah membawa manfaat, dimana bisa menjadi sharing informasi bisnis dari para penikmat kopi yang mampir dari berbagai pelosok kota Banda Aceh.
Dulunya warkop Peh Tem mencoba mempertahankan bentuk bangunan tradisional menggunakan kayu dan atap daun rumbia. Namun kondisi cuaca ekstrim yang sering melanda Banda Aceh, membuat bangunan warkop tidak bertahan lama. Seiring renovasi yang dilakukan para owner, yaitu Rudi, Iskandar, Nasromi dan Faisal, nama Peh Tem pun berubah menjadi Warkop Pemancar. Namun komunitas Peh Tem pengunjung Warkop ini tetap eksis, ngopi bareng dan berkumpul menjadi kelompok “Agen Macam-Macam” alias AMM.
Tidak hanya itu, warkop Pemancar juga digunakan sebagai tempat reuni beberapa angkatan sekolah. Salahsatunya alumni SMA 2 Banda Aceh, yang kebetulan di komando Isnandar, Febri dan Rudy Nyak Black alias Rudi Kayee.
Selain dilengkapi fasilitas Wifi, warkop Pemancar juga di lengkapi dengan televisi layar lebar plus layar proyektor, untuk memanjakan pengunjung nonton bareng siaran olahraga seperti Sepakbola dan Moto GP. Termasuk menjadi favorit anak muda para gamer bermain game online favori, seperti PUBG dan Mobile Legend.
Barakahnya, lokasi warkop Pemancar juga bersebelahan dengan Mushala Musafir sehingga pengunjung warkop dengan mudah dapat melaksanakan ibadah jika waktu shalat tiba.
Masa Kampanye Pemilu, Warkop Jadi Tempat Silaturahim Para Caleg
Warkop memang menjadi tempat paling strartegis para caleg maupun calon kepala daerah menjalin silaturahim dengan masyarakat. Warkop Pemancar juga demikian, sejak 3 pemilu dan pilkada terakhir kerap menjadi tempat favorit para caleg bertemu calon pemilih. Sebut saja seperti Anggota DPRK Banda Aceh Ramza Harly dan Ilmiza Saaduddin Djamal. Bahkan walikota Banda Aceh Aminullah Usman juga pernah mampir di warkop ini.
Ternyata tradisi caleg mampir di warkop ini menarik minat sang toke warkop Rudi Syahputra SH untuk maju sebagai caleg pada pemilu 2019. Ia maju sebagai caleg DPRK Banda Aceh Dapil Banda Raya- Jaya Baru, melalui Partai Daerah Aceh.
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close